Memberikan tips seputar kecantikan agar mimpi menjadi nyata

Apa itu penyakit tidur berjalan? Berikut pengertiannya

Apa itu penyakit tidur berjalan? Berikut pengertiannya

Apakah kamu pernah mengalami penyakit tidur berjalan, penyakit tersebut merupakan beberapa kondisi medis yang sering terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh seseorang ketika tidur sambil berjalan? Penyakit tidur ini cenderung terjadi pada anak-anak akibat tubuh tidak menghasilkan cukup bahan kimia yang mengistirahatkan tubuh. Zat kimia ini biasa dikenal sebagai GABA. Selain pada anak-anak, sleepwalking juga terjadi pada orang dewasa. Penyebabnya pun beragam, yakni stres, kelelahan, kurang tidur, terlalu banyak kafein, dan alkohol. Pada dasarnya, ada lima fase tidur sambil berjalan. Nah, kondisi tersebutbiasanya terjadi selama tahap tiga dan empat, saat tubuh tertidur nyenyak dan NREM (non-rapid eye movement). Lantaran NREM ini tidak terhubung ke memori di otak, alhasil orang yang mengalami hal ini tidak akan mengingat kejadian tersebut. Bahkan tidur sambil memasak pun, orang yang mengalami benar-benar tidak ingat sama sekali. sleepwalking terjadi karena ketidakseimbangan bahan kimia pernyataan tersebut dikutip dari Times of India. Kata sederhananya yang lebih gampang difahami, terdapat dua jenis bahan kimia yang diproduksi di otak, pertama ketika terjaga dan yang kedua ketika sedang tidur. Ketika terdapat keseimbangan dalam bahan kimia yang menempatkan pada tubuh maka akan mengarah ke tidur. Namun, jika sebaliknya, ketika ada gangguan pada kedua bahan kimia tersebut, maka akan menyebabkan penyakit tidur berjalan. Di samping itu, masalah mental seperti stres, kecemasan serta depresi juga sangat berkontribusi membuat seseorang mengalami sleepwalking. Maka dalam hal ini diperlukan untuk mengetahui beberapa penyebab yang dapat membuat sleepwalking itu terjadi, agar dapat kita lakukan penanganan dari penyebabnya.[1]

READ  Bingung cara mengatasi tidur berjalan. Simak berikut ini.

“dilansir dari laman Doktersehat” Memang belum dapat dipastikan penyebab dari penyakit tidur berjalan itu sendiri, namun perlu kita ketahui. Berikut ini beberapa hal yang dapat menurunkan atau mencegah terjadinya resiko dalam masalah tersebut.

  • Jangan terlalu stres
  • Tidur yang cukup
  • Menghindari segala bentuk rangsangan (pendengaran atau visual) sebelum tidur
  • Cobalah bermeditasi atau melakukan latihan relaksasi

Sementara untuk menghindari hal yang dapat membehayakan khususnya pada sipengidap penyakit tidur beralan. Kita bisa melakukan beberapa hal seperti:

  • Kunci pintu dan jendela
  • Menyingkirkan benda-benda tajam di sekitar lingkungan tidur
  • Jika memungkinkan, tidurlah di kasur yang tidak terlalu jauh dengan lantai
  • Tempatkan alarm dekat pintu kamar
READ  Kenali Ciri-ciri Skizofrenia di Sekitarmu

Jika tidur sambil berjalan disebabkan oleh kondisi medis yang mendasari, seperti gastroesophageal reflux disease (GERD), apnea tidur obstruktif, kejang, gerakan kaki periodik, atau sindrom kaki gelisah, pada dasarnya permasalahan tersebut dapat diatasi dari penyebabnya. Untuk sementara dalam mengatasi hal tersebut, ketahui beberapa obat yang diperlukan untuk mengrangi resiko cederan penyakit tersebut seperti, prosom, trazodon (Desyrel), dan klonopin. Selain penggunaan obat, Anda juga bisa mencoba teknik relaksasi atau pencitraan mental. Cara ini lebih disukai oleh orang-orang dengan gangguan tidur sambil berjalan. Relaksasi dan teknik citra mental paling efektif bila dilakukan dengan bantuan seorang ahli terapi perilaku atau ahli hipnotis. Jika gejalanya berlanjut hingga mencederai diri atau orang lain, maka tindakan lanjutan adalah berkonsultasi dengan spesialis jiwa. Meski terkesan menakutkan, tidur sambil berjalan tersebut bukanlah gangguan yang serius karena kondisi ini ternyata dapat diobati secara efektif. Hal terpenting lainnya dalam pengobatan tersebut seperti penyakit tidur berjalan dengan cara memastikan bahwa tidak ada gangguan atau penyakit lain yang menyertai penyakit tidur berjalan. Namun, beberapa kasus menyatakan bahwa penyakit tidur berjalan dapat hilang sendirinya.

READ  Gejala Gangguan Pernafasan Saat Tidur? Yuk Kenali Lebih Dalam

 

Sumber: Sehatq.com

[1] Sumber referensi Healthdetik.com