Memberikan tips seputar kecantikan agar mimpi menjadi nyata

Berikut beberapa penyebab tidur berjalan itu bisa terjadi.

Berikut beberapa penyebab tidur berjalan itu bisa terjadi.

“dilansir dari laman Honestdocs” somnambulism merupakan Tidur berjalan, keadaan tersebut adalah sebuah kondisi di mana seseorang berjalan atau bergerak seolah-olah mereka terbangun, padahal nyatanya sedang tertidur. Seseorang yang mengalami masalah tidur berjalan dapat melakukan berbagai kegiatan saat mereka tertidur, termasuk berpakaian, pergi ke kamar mandi, makan, atau memindahkan furnitur. Kondisi tersebut pada umumnya sering terjadi pada anak-anak. Karena pada dasarnya tidur berjalan dapat menyebabkan seseorang terjatuh bahkan cedera, lakukan berbagai macam pengobatan dan beberapa langkah-langkah keamanan di sekitar rumah. Karena semua itu penting untuk kita lakukan apalagi diantara keluarga kita ada yang mengidap gangguan tidur berjala tersebut Tidur sambil berjalan dapat menjadi suatu tanda dari suatu sebuah kondisi medis yang menyebabkannya, seperti sindrom restless leg, apnea tidur obstruktif, penyakit refluks gastroesofageal, atau sakit kepala migrain merupakan suatu kondisi medis yang disebabkan oleh kondisi tidur sambil berjalan. Dokter Faktor genetik memang berkemungkinan besar menjadi salah satu penyebab tidur berjalan itu terjadi,Jika orang tua kita memiliki riwayat tidur berjalan, kemungkinan Andapun juga dapat mengalami sleepwalking atau tidur berjalan. Namun, ditemukan juga beberapa kasus yang jarang terjadi, seperti obat-obatan tertentu yang dapat menjadi penyebab tidur berjalan. Obat-obatan tersebut termasuk obat tidur zolpidem, yang dikenal dengan nama merek Ambien dan Edluar, serta obat antihistamin tertentu. berkemungkinan besar  akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk kondisi yang dapat diobati sepertihalnya. Tidur berjalan tidak selalu menjadi kondisi yang memprihatinkan. Sebagian besar anak tumbuh dan dapat mengalami kondisi tersebut. Namun, jika tidur berjalan tersebut telah menyebabkan cedera atau jika ternyata sering dialami bahkan beberapa kali tidur berjalan secara berturut-turut, kemungkinan besar perlu pergi ke dokter untuk menyingkirkan kondisi-kondisi medis yang dapat menyebabkan masalah. Jika dokter Anda mencurigai bahwa Anda mungkin memiliki masalah gangguan tidur berjalan, dokter mungkin menyarankan Anda untuk menjalani pelatihan belajar tidur. Pelatihan ini melibatkan spesialis tidur yang akan memantau gelombang otak, ritme jantung, dan tanda-tanda vital lainnya saat Anda tidur. Informasi ini dapat membantu dokter Anda untuk mendiagnosis gangguan tidur Anda. “dilansir dari laman doktersehat” seperti apa yang dijelaskan sebelumnya, bahwasanya Penyakit tidur sambil berjalan merupakan penyakit yang dapat diwariskan dari faktor genetika keluarga. Jika Anda memiliki orangtua atau saudara yang tidur sambil berjalan, masalah tersebut lebih berkemungkinan besar dapat terjadi dari pada seseorang yang tidak memiliki fakor genetik. Selain itu, penyakit ini juga lebih cenderung terjadi pada mereka yang kembar identik. Berikut ketahui beberapa hal yang ternyata dapat memicu atau memperparah kondisi yang dialami. Seperti:

  • Memiliki jadwal tidur yang tidak teratur
  • Mengonsumsi obat penenang hipnotik (yang mampu membuat relaksasi atau tidur), neuroleptik (digunakan untuk mengobati psikosis), stimulan (yang meningkatkan aktivitas), dan antihistamin (digunakan untuk mengobati gejala alergi).
  • Sedang stres
READ  5 Ciri-ciri Psikosomatis yang Mengganggu Aktivitas

Adapun beberapa kondisi medis yang telah dikaitkan dengan sleepwalking sepertihalnya:

Asma malam hari

  • Kejang malam hari
  • Masalah irama jantung
  • Demam
  • Mulas
  • Gangguan kejiwaan, misalnya, gangguan stres pasca trauma, serangan panik, atau status disosiatif, seperti gangguan kepribadian ganda
  • Apnea tidur obstruktif (suatu kondisi di mana Anda berhenti bernapas sebentar saat tidur)
  • Sindrom kaki gelisah (restless leg syndrome)

Perawatan medis untuk tidur sambil berjalan diperlukan ketika gangguan tidur tersebut disebabkan oleh beberapa masalah medis yang mendasari. Dalam beberapa kasus, ada beberapa dokter yang akan meresepkan beberapa obat untuk mengontrol penyakit ini. Ketika kita sudah mengetahui beberapa penyebab tidur berjalan itu terjadi. maka mulailah lakukan beberapa hal yang dapat memberikan pencegahan. Berikut beberapa  langkah-langkah tertentu yang dapat diambil untuk meminimalkan risiko, diantaranya:

  • Tidur yang cukup
  • Jangan terlalu stres
  • Cobalah bermeditasi atau melakukan latihan relaksasi
  • Menghindari segala bentuk rangsangan (pendengaran atau visual) sebelum tidur
  • Sementara itu, berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan agar hal-hal berbahaya tidak terjadi pada Anda:
  • Menyingkirkan benda-benda tajam di sekitar lingkungan tidur
  • Jika memungkinkan, tidurlah di kasur yang tidak terlalu jauh dengan lantai
  • Kunci pintu dan jendela
  • Tempatkan alarm dekat pintu kamar
READ  Berikut beberapa cara mengatasi penyakit tidur berjalan

 

Sumber: Alodokter.com.