Memberikan tips seputar kecantikan agar mimpi menjadi nyata

Gejala Gangguan Pernafasan Saat Tidur? Yuk Kenali Lebih Dalam

Gejala Gangguan Pernafasan Saat Tidur? Yuk Kenali Lebih Dalam

Tidur merupakan salah satu cara untuk mengistirahatkan tubuh. Namun, seringkali tidur malah membuat kita sulit bernafas. Istilah ini sering disebut dengan sleep apnea yang di mana seseorang merasakan pernafasannya terhenti selama beberapa saat. Orang yang mengalami sleep apnea ini biasanya merasa seperti ada sesuatu yang menghambat saluran pernafasannya, dan cenderung mudah lelah dan mengantuk walau sudah tidur dalam waktu yang cukup lama.

Dilansir dari laman hellosehat.com, penderita penyakit ini biasanya terjadi baik dalam keadaan non-REM (Rapide Eye Movement alias tertidur pulas) atau dalam keadaan REM. Biasanya sleep apnea terjadi selama 10 detik dan dalam jangka waktu pengulangan yang cukup sering. Gejala gangguan pernafasan ini jelas tidak bisa dianggap remeh karena sangat menggangu tidur. Selain itu mengingat tidur adalah sesuatu yang dibutuhkan tubuh agar menjadi segar kembali, maka gangguan ini harus diatasi sebelum terlambat.

Oleh sebab itu, demikian kami rangkun beberapa gejala gangguan pernafasan saat tidur atau sleep apnea beserta dengan pencegahannya yang wajib kamu tahu. Hal ini tentu berguna untuk memastikan tubuh masih dalam keadaan normal atau perlu penanganan lebih lanjut. Yuk, disimak!

READ  Berikut beberapa cara mengatasi penyakit tidur berjalan

Gejala Sleep Apnea

Merujuk dari situs alodokter.com , biasanya pengidap sleep apnea ini tidak menyadari bahwa mereka memiliki gangguan pernafasan saat tidur. Bahkan, orang yang pertama kali menyadari gejala ini adalah orang lain yang tidur dengan penderita. Beberapa gejala yang umum terjadi seperti berikut:

  • Mendengkur dengan sangat keras.
  • Nafas terasa tersendat selama tidur.
  • Sering terbatuk tiba-tiba di malam hari.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Mulut terasa kering saat baru bangun tidur.
  • Sakit kepala berlebih saat bangun tidur.

Gejala di atas hanya sebagian dari beragam gejala lainnya yang dapat terjadi. Salah satu gejala gangguan pernafasan saat tidur yang paling sering menjadi keluhan ialah mendengkur atau mengorok dengan sangat keras. Saat tidur, mendengkur merupakan sesuatu yang normal jika suaranya masih halus. Tetapi jika sudah mulai besar dan terdengar jelas, maka bisa jadi ada penyumbatan pada sistem pernafasanmu.

READ  Kenali Ciri-ciri Skizofrenia di Sekitarmu

Jika kamu sering merasa tercekik saat tidur, dan bahkan sampai terbatuk-batuk padahal sedang tidak sakit, maka bisa jadi kamu mengidap sleep apnea ini. Coba juga tanyakan pada orang-orang terdekatmu, apakah kamu sering mendengkur dengan keras atau tidak. Selain itu, jika kamu juga sering tertidur dengan menggertakan gigi, bisa jadi kamu terkena gangguan pernafasan satu ini.

Cara Mencegah dan Mengatasinya

Tentu saja gejala gangguan pernafasan saat tidur sangat menggangu baik yang mengalaminya, ataupun orang lain yang tidur didekatnya. Oleh sebab itu, berikut kami rangkum juga beberapa cara mencegah dan juga mengatasinya.

  • Mulai berolahraga. Cara yang satu ini bisa mencegah dan juga mengatasi sleep apnea Bisa jadi gangguan pernafasanmu terjadi karena kelebihan berat badan. Maka dari itu, dengan berolahraga dapat menurunkan bobot tubuh, sekaligus membuat pernafasan menjadi lebih stabil dengan lancarnya peredaran darah.
  • Mengurangi konsumsi rokok. Salah satu alasan gejala ini bisa terjadi ialah karena konsumsi rokok yang berlebih. Seperti yang kita tahu bahwa rokok dapat menyebabkan gangguan paru-paru, maka dengan mengurangi rokok dapat membantu mengatasi sulit bernafas saat tidur.
  • Ubah posisi tidur. Jika biasanya kamu tertidur dalam keadaan telentang, maka cobalah untuk tidur dalam keadaan miring. Posisi ini dianjurkan karena dapat melancarkan saluran pernafasanmu sehingga menjadi lebih lancar dan tidak tersumbat.
READ  Berikut beberapa penyebab tidur berjalan itu bisa terjadi.

Selain cara di atas, kamu juga bisa mengkonsultasikan penyakit ini pada dokter. Biasanya dokter akan melakukan tes terlebih dahulu, baru nanti diberikan penanganan yang tepat. Jika memang sleep apnea yang kamu miliki cukup sulit disembuhkan, maka bisa saja dilakukan proses operasi.

Nah, dengan mengetahui gejala gangguan pernafasan saat tidur berikut dengan cara pencegahan dan mengatasinya, maka kamu bisa mengecek apakah gangguan ini juga menyerangmu. Usahakan selalu untuk melakukan pola hidup sehat. Kurangi hal-hal yang dapat menyebabkan gejala sleep apnea terjadi. Karena sehat adalah sesuatu yang mahal, maka jagalah tubuhmu dengan baik.  Semoga artikel ini bermanfaat, ya.

 

Sumber: alodokter.com